Pages

Thursday, 20 August 2015

Khalifah Marah



Khalifah Marah

 


     Abu Barzah Al-Aslamy bercerita: ketika Abu Bakar ra. Sedang bekerja, kami ada di sisinya. Ada seorang laki-laki muslim yang kelakuannya sangat membuat Abu Bakar ra. Marah sekali. Ketika aku melihat kejadian itu, aku berkata: “Wahai Khalifah bunuh saja dia!”  Ketika aku mengatakan itu, dia berpaling dan memutuskan untuk pergi meninggalkannya. Ketika kami sudah berpisah, dia mendatangiku dan bertanya:

Abu Bakar     : ”Wahai Abu Barzah, apa yang kamu katakan tadi?”
Abu Barzah   : “Saya lupa apa yang saya katakan tadi, ingatkanlah aku”
Abu Bakar     : “Apakah kamu tidak ingat apa yang kamu katakan tadi?”
Abu Barzah   : “Demi Allah, tidak”.
Abu Bakar     : “Ketika tadi kemu melihat aku sedang marah pada seorang laki-laki, kamu berkata: ‘bunuh saja dia, wahai Khalifah’, apakah kamu tidak ingat itu? Atau mungkin kamu yang akan berbuat itu?”
Abu Barzah   : “Demi Allah iya, jika kamu memerintahkannya padaku”.
Abu Bakar     : “Celaka kamu, sesungguhnya itu tidak boleh dilakukan setelah diutusnya Nabi Muhammad Saw.”

     Kisah yang sangat agung, Abu Bakar Ash-Shiddiq ra. Marah pada seorang laki-laki, tetapi bisa menahan diri dari amarahnya, karena menghina dan menyiksa orang muslim bukanlah suatu permasalahan yang remeh, sebagaimana kebanyakan orang islam menyangka bahwa penguasa bisa berbuat apapun terhadap rakyatnya. Barangsiapa tidak percaya maka hendaklah membaca kisah ini dengan baik, seorang khalifah marah terhadap salah satu rakyatnya, sementara ada yang duduk bersamanya ingin membunuh rakyat tersebut. Akan tetapi, yang membuat khalifah itu lebih marah adalah keinginan orang yang duduk bersamanya itu untuk membunuh rakyat tadi. Inilah sebenarnya umat Muhammad, yang ingin menegakan panji-panji dibawah naungan Islam demi Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, dan dialah orang yang sedang menuju surga Firdaus.


kisah ini dikutip dari buku: "Kisah Perjalanan Menuju Surga" 
semoga bisa bermanfaat bagi yang telah membacanya dan bisa mengambil hikmah dari kisah ini... Amiin
mengingat apabila ada kesalahan dari apa yang telah saya tuturkan saya mohon masukannya terimakasih :) saran dan masukan yang bisa membangun sangat saya harapkan...


No comments:

Post a Comment