Sekarang Tidak Ada Lagi yang Memberi Susu pada Kami
Kita akan
bersama membaca kisah ini dengan penuh perhatian, sehingga kita dapat melihat
kesempurnaan Qana’ah, ridha dan kerendahan hati.
Diceritakan oleh Ibnu Jarir At-Thabari
bahwa Abu Bakar ra. Mempunyai beberapa ekor kambing, kambing-kambing itu
dipelihara dan digembalanya sendiri. Begitu juga dengan orang-orang kampung,
mereka juga memiliki beberapa kambing. Ketika Abu Bakar dibaiat menjadi
khalifah, ada seorang perempuan dikampung itu berkata: “Sekarang tidak ada lagi yang memberi susu pada keluarga kami”.
Mendengar perkataan itu, Abu Bakar ra.
Berkata: “Tidak aku bersumpah akan tetap
memberikan susu kambing ini padamu, aku berharap semoga apa yang terjadi padaku
sekarang, tidak akan merubah akhlak yang selama ini aku lakukan”.
Abu Bakar ra.
Selalu memberikan susu kambingnya pada orang-orang kampung. Dia berkata pada
perempuan kampung itu: “Apakah kamu ingin
aku memelihara kambing itu untukmu?” Permpuan itu setuju dengan apa yang
dikatakannya. Abu Bakar pun melaksanakan apa yang diinginkan oleh perempuan
kampung itu.
Semoga Allah memberikan rahmatnya pada
khalifah ini, kita semua mohon pada Allah semoga kita dapat mengikuti jejak
orang yang agung ini, agar hati kita penuh dengan belas kasih pada sesama, dan
tunduk kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT. Menganugerahkan kepada kita sidat
tawadlu’, kesederhanaan, murah hati, dan semoga kita dijauhkan dari sifat
sombong, iri, dengki, cinta dunia dan kehausan serta semua sifat tercela.
Untuk lebih jelasnya kita akan melihat
penuturan kisah ini sekali llagi dari ulama’ lain, agar kita lebih mudah
mendapatkan hikmah dari kisah ini.
Imam Al-Jauzi berkata: “Keetauhilah bahwa
disamping Abu Bakar ra. Terkenal dengan wara’, takwa, zuhud dan tawadlu’, dia
juga terkenal bahwa setiap pagi ia pergi kepasar untuk memerah susu kambing dan
susunya diberikan kepada penduduk desa, tapi setelah dibaiat menjadi khalifah,
seorang perempuan didesa itu berkata: “Sekarang
dia tidak akan memerah susu lagi untuk kita”.
Abu Bakar ra.
Mendengar perkataan itu dan dia berkata: “
Tidak,
saya akan tetap memerah susu untuk kalian, saya berharap semoga apa yang
terjadi padaku ini tidak merubahku”.
kisah ini dikutip dari buku: "Kisah Perjalanan Menuju Surga"
semoga bisa bermanfaat bagi yang telah membacanya dan bisa mengambil hikmah dari kisah ini... Amiin
mengingat apabila ada kesalahan dari apa yang telah saya tuturkan saya mohon masukannya terimakasih :)
semoga bisa bermanfaat bagi yang telah membacanya dan bisa mengambil hikmah dari kisah ini... Amiin
mengingat apabila ada kesalahan dari apa yang telah saya tuturkan saya mohon masukannya terimakasih :)
No comments:
Post a Comment