Pages

Sunday, 2 August 2015

Sekarang Tidak Ada Lagi yang Memberi Susu pada Kami


Sekarang Tidak Ada Lagi yang Memberi Susu pada Kami
 

Kita akan bersama membaca kisah ini dengan penuh perhatian, sehingga kita dapat melihat kesempurnaan Qana’ah, ridha dan kerendahan hati.
    
     Diceritakan oleh Ibnu Jarir At-Thabari bahwa Abu Bakar ra. Mempunyai beberapa ekor kambing, kambing-kambing itu dipelihara dan digembalanya sendiri. Begitu juga dengan orang-orang kampung, mereka juga memiliki beberapa kambing. Ketika Abu Bakar dibaiat menjadi khalifah, ada seorang perempuan dikampung itu berkata: “Sekarang tidak ada lagi yang memberi susu pada keluarga kami”.
      
     Mendengar perkataan itu, Abu Bakar ra. Berkata: “Tidak aku bersumpah akan tetap memberikan susu kambing ini padamu, aku berharap semoga apa yang terjadi padaku sekarang, tidak akan merubah akhlak yang selama ini aku lakukan”.
     
     Abu Bakar ra. Selalu memberikan susu kambingnya pada orang-orang kampung. Dia berkata pada perempuan kampung itu: “Apakah kamu ingin aku memelihara kambing itu untukmu?” Permpuan itu setuju dengan apa yang dikatakannya. Abu Bakar pun melaksanakan apa yang diinginkan oleh perempuan kampung itu.
    
     Semoga Allah memberikan rahmatnya pada khalifah ini, kita semua mohon pada Allah semoga kita dapat mengikuti jejak orang yang agung ini, agar hati kita penuh dengan belas kasih pada sesama, dan tunduk kepada Allah SWT. Semoga Allah SWT. Menganugerahkan kepada kita sidat tawadlu’, kesederhanaan, murah hati, dan semoga kita dijauhkan dari sifat sombong, iri, dengki, cinta dunia dan kehausan serta semua sifat tercela.
    
     Untuk lebih jelasnya kita akan melihat penuturan kisah ini sekali llagi dari ulama’ lain, agar kita lebih mudah mendapatkan  hikmah dari kisah ini.
     
     Imam Al-Jauzi berkata: “Keetauhilah bahwa disamping Abu Bakar ra. Terkenal dengan wara’, takwa, zuhud dan tawadlu’, dia juga terkenal bahwa setiap pagi ia pergi kepasar untuk memerah susu kambing dan susunya diberikan kepada penduduk desa, tapi setelah dibaiat menjadi khalifah, seorang perempuan didesa itu berkata: “Sekarang dia tidak akan memerah susu lagi untuk kita”.
     
     Abu Bakar ra. Mendengar perkataan itu dan dia berkata: “
Tidak, saya akan tetap memerah susu untuk kalian, saya berharap semoga apa yang terjadi padaku ini tidak merubahku”.

kisah ini dikutip dari buku: "Kisah Perjalanan Menuju Surga" 
semoga bisa bermanfaat bagi yang telah membacanya dan bisa mengambil hikmah dari kisah ini... Amiin
mengingat apabila ada kesalahan dari apa yang telah saya tuturkan saya mohon masukannya terimakasih :)

No comments:

Post a Comment